Setelah saya perhatikan ada yang membuat perbedaan dengan cara saya dan cara orang lain dalam browsing!
Ini baru disadari ketika harddisk di drive c: sudah hampir penuh, tinggal 643 MB,
Jadi harus berbenah lagi, untuk membuat harddisk lebih lega.Akhirnya saya sadar, di folder My Document ada folder bernama My OCP yang berukuran 4,56 Gb sendiri!!
Disitulah tersimpan banyak pustaka yang saya timbun bertahun tahun dari tahun 2000 akhir.
Disitu saya simpan hasil browsing dari bermacam situs, halaman page, topik, terutama programming, art, medis, referensi jurnal sewaktu koas dll sampai sekarang.
Ringkasnya ada banyak file dengan extension .ocp disitu.
Sebenarnya file itu adalah file database biasa yang bisa dibuka dengan MS Access atau JET Driver.
Berisi kumpulan halaman halaman site yang saya kunjungi sebelumnya.
Dari 1 halaman per 1 halaman sampai 1 situs penuh!
File ini dibuat oleh Browser favorit saya dari dulu Offline Commander dari Zylox, sudah bertahun tahun sebagai tool standar untuk browsing di warnet.
Setiap kali browsing ke situs dengan browser tersebut, maka halaman yang sudah terdownload akan disimpan ke databasenya sendiri.
Keuntungannya :
- Anda serasa online sewaktu offline (tidak terkoneksi dengan komputer). Setiap link yang sudah terekam akan langsung terbuka sewaktu dicoba di PC rumah. Sepintas mirip dengan Work Offline-nya IE, meskipun sangat berbeda.
- Browser ini hampir tidak ada masalah dengan artikel artikel dihalaman static, atau pun halaman dengan variabel GET di URL nya.
- Penyimpanan ke dalam 1 file (database) cukup menolong folder tetap simple dan gampang di-manage meskipun bertahun tahun kemudian. Berbeda dengan browser lain yang sejenis kebanyakkan menyimpannya sebagai file-file teks html dengan resourcesnya (image file, css, js, dll)
- File swf dapat di cache langsung. Kecuali pada swf yang mesti auto load data sewaktu runtime akan gagal dalam loading data berikutnya.
Kerugiannya :
- Tidak dapat dapat digunakan pada halaman dinamic yang memakai cookies, session atau login. Karena pada halaman tersebut tetap dibutuhkan koneksi dengan server yang mencatat setiap session dari pengunjung.
- Otomatis tidak bisa buat mailing, atau FS-an.
- Karena browser sebenarnya adalah Internet Explorer default yang berupa OLE object, maka eksekusi javascript tidak secepat Mozilla, demikian juga ActiveX untuk Flash mengikuti ActiveX yang secara default terinstall di system.
Secara keseluruhan tidak ada yang terlalu istimewa dari Browser ini, selain manfaat dan fungsional yang baru saya sadari bertahun tahun kemudian, ketika saya membuka astaga.com versi tahun 2001 tetap abadi di file itu, tentu berbeda dengan versinya sekarang.
File .ocp terbesar yang saya miliki adalah saturday.ocp dengan ukuran 733 MB berisi satu subdomain penuh dari macromedia.com, berisi artikel tentang teknologi flash pada jamannya yang saya buat pada kurun waktu Aprii 2001 – Desember 2002.
Ukurannya bertambah besar karena saya bawa bolak balik ke warnet.
Karena online tidak gratis, maka apa yang sudah dilihat dan dikunjungi mestinya tidak sia sia terbuang ke Temporary Internet Folder-nya PC warnet. Dengan demikian artikel dan halaman penting yang sudah anda surfing akan tersimpan terus secara terstruktur dan mengikuti struktur websitenya.
Ada banyak browser seperti Offline Commander, dan ada banyak cara anda untuk browsing situs setiap hari,
Bila anda merasa tidak efisien dan tidak produktif sewaktu nge-net tidak ada salahnya mencoba.
Selalu bawa installer software ini di flash disk anda, tidak terlalu besar, sekitar 4 MB.
(Bukan iklan, hanya ada yang kurang kalau pulang dari warnet tanpa ocp baru, seperti pulang mancing tanpa ikan)